Tekanan Jual Long Term Holder: Apakah Akhir Bull Market Semakin Dekat?
5 mins
Belakangan ini, para trader crypto sedang menyoroti fenomena penting: Long Term Holder (LTH) mulai menjual Bitcoin mereka. Banyak analis menilai ini bisa menjadi sinyal bahwa akhir bull market semakin dekat.
Apa itu Long Term Holder (LTH)?
Definisi: Long Term Holder adalah individu atau entitas yang menyimpan Bitcoin lebih dari 155 hari.
Karakteristik: LTH biasanya tidak terpengaruh volatilitas jangka pendek. Mereka cenderung menahan Bitcoin hingga harga dianggap “cukup tinggi” untuk mengambil profit.
Peran dalam market: Karena LTH memegang jumlah besar BTC, aksi jual mereka bisa memengaruhi harga secara signifikan.
Tekanan Jual LTH – Apa Maknanya?
Take Profit Masif:
Saat LTH mulai menjual, biasanya ini terjadi di fase euforia bull market. Penjualan besar-besaran → likuiditas meningkat, dan harga bisa terkoreksi.Sinyal Market Cycle:
Historis menunjukkan bahwa aksi jual LTH sering menandai puncak siklus bull. Jadi, tekanan jual ini bisa jadi indikator top market.Volatilitas Tinggi:
Tekanan jual dari LTH menambah volatilitas. Harga bisa naik turun ekstrem dalam waktu singkat, membuat trader retail perlu berhati-hati.
Strategi untuk Trader Milenial & Gen Z
Evaluasi Portofolio: Jangan panik jual seluruh BTC; pertimbangkan exposure dan alokasi aset.
Partial Profit-Taking: Ambil sebagian cuan saat harga tinggi, sisanya tetap hold untuk potensi jangka panjang.
Dollar-Cost Averaging (DCA): Strategi aman untuk tetap akumulasi tanpa terbawa emosi.
Pantau Indikator Tambahan: Fear & Greed Index, BTC Dominance, dan volume pasar bisa bantu prediksi pergerakan lebih matang.
Kesimpulan
Tekanan jual Long Term Holder bisa menjadi warning bagi bull market, tapi bukan berarti harga langsung crash. Investor muda perlu strategi disiplin, manajemen risiko, dan pemahaman siklus pasar untuk bertahan di market crypto yang super volatile ini.
💡 Takeaway:
LTH take profit → potensi koreksi
Jangan FOMO → tetap kontrol emosi & strategi
Manajemen risiko = kunci bertahan di bull market
Terpopuler
-
Regulasi
Toncoin Gandeng Pemerintah UAE: Tawarkan Visa Emas 10 Tahun untuk Staker TON!
-
Regulasi
Jerome Powell: Siap Turunkan Suku Bunga Jika Deal Dagang Mendukung
-
Regulasi
Powell: Industri Stablecoin Kini Lebih Dewasa dan Makin Mainstream
-
Regulasi
Hakim AS menolak permintaan Ripple dan SEC untuk mengakhiri kasus $XRP lebih awal.
-
Bitcoin
BlackRock Kini Kuasai 3% Total Bitcoin Dunia Lewat ETF!
Terpopuler
-
Regulasi
Toncoin Gandeng Pemerintah UAE: Tawarkan Visa Emas 10 Tahun untuk Staker TON!
-
Regulasi
Jerome Powell: Siap Turunkan Suku Bunga Jika Deal Dagang Mendukung
-
Regulasi
Powell: Industri Stablecoin Kini Lebih Dewasa dan Makin Mainstream
-
Regulasi
Hakim AS menolak permintaan Ripple dan SEC untuk mengakhiri kasus $XRP lebih awal.
-
Bitcoin
BlackRock Kini Kuasai 3% Total Bitcoin Dunia Lewat ETF!
Disclaimer
Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada CoinKami hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.
Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.
Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.
Coinkami Update
Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.